Meminimalkan Kebisingan dalam Rumah

Share

tanaman-2

Kenyamanan kita tinggal di rumah sering kali terganggu dengan kebisingan dari luar rumah, terlebih jika posisi rumah berada di tepi jalan raya yang ramai. Untuk meminimalisir kebisingan itu samapi ke dalam rumah, ada beberapa strategi yang bisa kita lakukan.  Atara lain dengan mengatur layout rumah sedemikian rupa, serta menggunakan tanaman yang ditanam di depan rumah sebagai peredam kebisingan jalan raya agar tidak sampai ke dalam rumah.

Mendesain layout
Rumah yang bising karena berada di tepi jalan raya harus didesain dengan layout khusus. Untuk memperoleh hasil layout rumah yang baik, kita harus menggunakan jasa ahli. Ruang yang bersifat pribadi, seperti Kamar Tidur sebaiknya mendapat prioritas. Penempatan Kamar Tidur pada area yang jauh dari jalan. Pemilihan bahan material pun harus tepat, misal bahan plafon lebih baik memakai gypsum ketimbang tripleks. Suara dapat masuk dengan lubang sekecil apapun. Untuk itu perlu dibuat tembok yang kokoh dan masif. Hanya saja, hampir tidak mungkin jika rumah hanya terdiri dari tembok tanpa bukaan. Jendela, pintu dan ventilasi pasti ada di setiap rumah. Hal ini memungkinkan terjadinya kebisingan. Peletakannya sedapat mungkin tidak menghadap langsung ke jalan atau sumber kebisingan. Kita dapat memilih jendela dan pintu dari bahan-bahan yang lebih baik. Pemakaian kaca yang tebal dan memberikan sealant pada celah antara kaca, kusen, dan tembok dapat membantu meminimalkan suara yang masuk.

Membuat pagar tanaman
Cara lain untuk meminimalkan suara bising dari luar, membuat pagar tanaman. Tingginya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya tidak melebihi 120-140 cm, sehingga tidak menutup penuh tampilan fasad. Jenis tanaman bisa menggunakan tanaman bambu yang ditanam rapat atau jenis lainnya. Terpenting, dibutuhkan kerapatan yang baik antara tanaman satu dan tanaman lainnya. Tanaman yang besar dan rapat bisa menjadi penangkal jitu untuk meminimalisir suara bising. Selain itu, debu yang bertebaran pun bisa di“filter” terlebih dahulu oleh ragam tanaman yang tumbuh di depan rumah.

Untuk menguatkan konsep dan tampilan fasad, pagar tanaman bisa dibentuk dengan pola tidak linear agar tidak berkesan monoton. Kombinasi tanaman dan pohon buah juga bisa membantu suasana Taman yang teduh dan asri. Bisa juga menambahkan kolam ikan atau tanaman bunga jika menyukainya.

Vertical garden
Seiring kemajuan teknologi, tanaman bisa dibuat secara vertikal. Dengan media tanam yang disusun vertikal, memungkinkan kita membuat filter akustik dengan cara ini. Tanaman terlebih dahulu ditanam sampai pada usia tertentu hingga daunnya rimbun. Jika sudah cukup lebat, media tanam berupa persegi panjang disusun secara vertikal. Penyusunannya tergantung pada pola desain yang ingin diciptakan. Bisa meletakkannya pada fasad atau sebagai pagar pembatas.

Media tanam dengan vertical garden memiliki pola yang menarik, karena kita bisa memilih beragam jenis tanaman rambat dengan warna-warna tertentu. Selain itu, kerapatan tanaman juga bisa diatur sehingga menghasilkan filter akustik yang lebih baik. Suara bising yang terjadi di luar bisa diminimalisir dengan kehadiran tanaman di depan rumah.


Share

Add comment


Security code
Refresh

mbi-bintang-online mbi-tabloid-bintang mbi-bintang-home mbi-home-living mbi-aura mbi-wonder-teen