Irene Libra Membangun Dari Tanah Kosong

Irene memang anti rumah standar, walaupun rumah-rumah yang pernah dibelinya selalu dalam kompleks perumahan. Namun dia selalu mengupayakan agar rumahnya itu merupakan rumah kreasinya sendiri, bukan yang standar dari developer.

Termasuk rumah yang ditempati Irene dan anak-anaknya sekarang, yang sudah menjadi hunian mereka sejak lima tahun yang lalu. Ketika rumah lama sudah tidak memadai, penggemar Bruce Willis ini mencari rumah baru di kawasan Bintaro sektor dua.

Karena kemampuannya melihat lahan potensial, terdapatlah sebuah lahan ribuan meter persegi yang masih kosong. Sebagian lahan merupakan lahan sengketa yang dijadikan pemiliknya empang dan sawah untuk dipanen sendiri.

Bagian lahan yang tidak berstatus sengketa masih menyatu dengan surat tanah yang juga masih menyatu. Berkat Irene, pemilik lahan bersedia menjual, dengan catatan, Irene yang harus memisahkan lahan-lahan tersebut dalam kavling-kavling, serta pemecahan surat-suratnya juga.

Syarat lainnya, Irene harus mencarikan pembeli, sehingga lahan dalam kavling-kavling tersebut laku terjual. Dengan gigih, anak ke 8 dari 9 bersaudara ini mengurus suratsurat tersebut dan melakukan kerjasama dengan kenalannya yang terbiasa dengan pekerjaan developer.

Ternyata hanya dalam waktu seminggu, Irene bisa mendapatkan pembeli, termasuk artis sinetron, rekannya dalam tim Cinta Fitri, Dinda Kanya Dewi. “Yang jelas aku harus mendapatkan kavling yang belakangnya empang sengketa itu.

Dengan harapan suatu saat lahan itu dijual murah. Kedua, juga agar aku bisa dapat view empang membentang itu, walaupun bukan punyaku. Tapi aku bisa mendapatkan viewnya. Begitu dapat kavling yang ini, aku langsung membayangkan desain rumah dengan lantai dua berupa dak yang bisa memandang view empang,” kata Irene.